Berfoto dari Ketinggian di Jurang Tembelan



Sebelum ini, pikiran saya biasanya otomatis teringat dengan kebun buah saat mendengar kata ‘Mangunan’. Saya memang baru hafalnya ada Kebun Buah Mangunan di daerah itu. Beruntunglah saya dapat kesempatan untuk tahu kalau Mangunan lebih dari sekadar kebun buah karena banyak objek wisata yang baru buka di sana.



Kalau berencana mengeksplor Mangunan, mungkin bisa dimulai dari Jurang Tembelan. Foto objek wisata ini belakangan banyak saya lihat dibagikan di media sosial. Peminatnya kebanyakan anak muda yang suka berfoto di ketinggian. Selidik punya selidik, Jurang Tembelan ternyata mulai beroperasi pada Agustus 2016 lalu. Jadi wajar kalau Jurang Tembelan baru populer akhir-akhir ini.

Jurang Tembelan nggak memungut biaya kepada wisatawan untuk bisa masuk ke dalamnya. Tapi, di tempat ini disediakan kotak sumbangan supaya kita bersedia mengeluarkan uang seikhlasnya untuk menunjang perawatannya. Di samping itu, hanya biaya parkir mobil atau motor yang wajib dibayarkan.


Jurang Tembelan terletak di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Bantul. Dari pusat kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 20 kilometer. Untuk mendatanginya dari pusat kota, kita perlu menuju arah Terminal Giwangan, lalu ke arah Pasar Imogiri, sampai akhirnya ke arah Kebun Buah Mangunan. Lokasi Jurang Tembelan dan Kebun Buah Mangunan memang masih berdekatan. Tempat ini sebaiknya dikunjungi pada musim kemarau karena akses menuju lokasinya terbilang agak licin saat hujan.


Area wisata Jurang Tembelan nggak bisa saya bilang luas. Tempat ini hanya memanfaatkan tebing bukit dan jurang. Walaupun begitu, sensasi berfoto dari ketinggian di pinggir tebing membuat Jurang Tembelan tetap ramai didatangi wisatawan.


Selain itu, Jurang Tembelan memiliki pemandangan yang patut diacungi jempol. Kita bisa lihat sungai dari pinggir tebingnya. Menariknya, air sungai ini berwarna biru kehijauan dan berhiaskan batu pasir. Pencinta foto landscape saya rasa nggak akan kecewa datang ke sini. Bahkan, saya dengar, Jurang Tembelan sering dikunjungi untuk berburu sunrise dan sunset. Tempat ini cocok dijuluki ‘Negeri di atas awan’ karena kabarnya kita bisa menyaksikan kabut tebal di bagian bawah tebing pada pagi hari.


Spot untuk berfoto dari ketinggian di Jurang Tembelan ternyata nggak hanya ada satu. Di tempat ini, ada banyak sekali spot terbuat dari bambu dan kayu yang dapat diincar. Mulai dari spot kecil tanpa pagar yang bikin merinding sampai gardu pandang besar yang terasa lebih aman.


Salah satu gardu pandang di Jurang Tembelan


Berbagai spot untuk berfoto ini nggak membosankan karena bentuknya bervariasi. Ingin punya hasil foto yang berbeda, tinggal pilih pesawat terbang terbuat dari kayu yang posisinya menghadap pinggir tebing.


Spot untuk berfoto paling ikonik di Jurang Tembelan ialah yang berupa kapal. Banyak wisatawan menjuluki spot ini sebagai Titanic-nya Mangunan. Nggak jauh berbeda dengan “pesawat terbang” sebelumnya, “kapal” ini juga menghadap pinggir tebing. Bedanya, spot ini terbuat dari bambu.


Area wisata yang nggak terlalu luas bukan berarti minim fasilitas. Di Jurang Tembelan, sudah disediakan gazebo, toilet, dan musholla. Wisatawan juga bisa menikmati pemandangan sambil mengisi perut dengan teh, kopi, atau gorengan dari beberapa warung makan yang ada.


Photos by Amadea

No comments:

Post a Comment